Mariesa Rahmawati’s Weblog

Menuju hari esok yang lebih baik

Algoritma

Algoritma pertama kali ditemukan oleh seorang ahli matematika dari Uzbekistan yang bernama Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi (770-840). Dalam literatur barat al-Khwarizmi lebih terkenal dengan sebutan algorizm. Panggilan inilah yang kemudian dipakai untuk menyebut konsep algorithm yang ditemukannya. Algoritma adalah kunci dari bidang ilmu komputer, karena banyak bidang di bawah ilmu komputer yang lahir berdasarkan konsep algoritma. Pada hakekatnya algoritma juga digunakan manusia dalam melakukan suatu kegiatan. Sebagai contoh nyata dari algoritma yaitu apabila seorang muslim akan melakukan ibadah sholat. Pertama yang dilakukan adalah berwudlu, kemudian pergi ke masjid, setelah itu melakukan sholat. Apabila langkah-langkah yang dilakukan tidak berurutan maka muslim tersebut tidak sah melakukan ibadah sholat.

Definisi Algoritma :

Algoritma adalah logika, metode dan tahapan (urutan) sistematis yang digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan.

Kamus besar bahasa Indonesia (Balai Pustaka 1988) secara formal mendefinisikan algoritma sebagai:

Algoritma adalah urutan logis pengambilan putusan untuk pemecahan masalah.

Perbedaan Algoritma dan Program

Program adalah kompulan instruksi komputer, sedangkan metode dan tahapan sistematis dalam program adalah algoritma. Program ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman. Dapat diambil kesimpulan bahwa program adalah suatu implementasi dari bahasa pemrograman. Beberapa pakar memberi perumusan bahwa:

program = struktur data + algoritma

Bagaimanapun juga struktur data dan algoritma berhubungan sangat erat pada sebuah program. Algoritma yang baik tanpa pemilihan struktur data yang tepat akan membuat program menjadi kurang baik, demikian juga sebaliknya.

Pemilihan algoritma yang baik

Ketika manusia berusaha memecahkan masalah, metode atau teknik yang digunakan untuk memecahkan masalah itu ada kemungkinan bisa banyak (tidak hanya satu). Hal ini sama juga dengan algoritma, yang memungkinkan suatu permasalahan dipecahkan dengan metode dan logika yang berlainan.

Beberapa persyaratan untuk menjadi algoritma yang baik adalah:

a. Tingkat kepercayaannya tinggi (realibility). Hasil yang diperoleh dari proses harus memiliki akurasi yang tinggi dan benar.

b. Pemrosesan yang efisien (cost rendah). Proses harus diselesaikan secepat mungkin dan frekuensi kalkulasi yang sependek mungkin.

c. Sifatnya general. Algoritma tidak hanya untuk menyelesaikan satu kasus saja, tapi juga untuk kasus lain yang lebih umum.

d. Dapat dikembangkan (expandable). Algoritma yang dibuat harus dapat dikembangkan sesuai kebutuhan.

e. Mudah dimengerti. Algoritma yang baik adalah algoritma yang mudah dipahami, sehingga akan memudahkan dalam pengimplementasiannya.

June 6, 2008 - Posted by | Pemrograman

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: